Produk yang pernah dilihat

Penyedia barang

Yahoo Messenger

cs

Yahoo detect ...



Order

Yahoo detect ...



Offline/Doesn't configured yet
Periklanan

User Online

User Online: 8
Today Accessed: 481
Total Accessed: 24168
Your IP: 38.107.179.236

Merah Putih di Benua Biru

Merah Putih di Benua Biru

Merah Putih di Benua Biru

Bagian terbaik dari buku ini bukan hanya pemahaman tentang Indonesia dan persepsinya di mata dunia, melainkan cara bertutur Erdit yang lucu, seolah kita sudah kenal lama dengan dia.
-Pandji Pragiwaksono

More details

Harga murah !
Rp. 36,125.00

Rp. 42,500.00

(price reduced by 15 %)

Add to my wishlist

Loyalty programBy buying this product you can collect up to 3613 loyalty points. Your cart will total 3613 points that can be converted into a voucher of Rp. 722.60.



technorati delicious reddit facebook twitter stumbleupon yahoo digg flickr

Penulis: Erditya Arfah
Tebal: xii + 384 halaman
Ukuran: 13 x 19 cm
ISBN: 602-8066-85-0

Hari ini akan menjadi hari yang berat. Saya harus menghadapi musuh bebuyutan: anak kecil. Jujur, saya nggak suka anak kecil. Ribut, berisik, dan rewel. Manis 5 menit, ngeselinnya 1 jam.

Saya ambil benda rahasia yang saya temukan di mobil Gosia. Sebuah boneka tikus yang dalam bahasa Polandia-nya disebut Szcurc, saya keluarkan dari kantong celana jeans. Si Tikus nggak sendirian. Cepot, si Wajah Merah asal Jawa Barat, akan menemaninya dalam sebuah drama yang sepenuhnya merupakan cerita hasil karangan spontan. Mudah-mudahan ini tak hanya bisa memancing tawa, tetapi juga sekaligus mengenalkan budaya Indonesia kepada mereka.

Pertunjukan dimulai! Inilah kisah persahabatan antara Indonesia-Polandia. Kisah dua sahabat yang lama tidak jumpa karena terpisah ribuan kilometer. Kisah pertemanan, yang saya bayangkan, ibarat Cepot dan STURKY--nama panggilan si boneka Szcur yang mendadak terlintas di benak saya.

Erditya Arfah bukanlah seorang maestro seni. Dia juga belum pernah mengajar sebelumnya. Bermodal nekat, dia bertualang menjelajah Polandia demi memperkenalkan budaya Indonesia. Banyak pengalaman unik yang dialami di negara elang putih ini, mulai dari yang biasa, seperti "berkenalan" dengan kakek pemabuk di Pocong, sampai hampir mati kedinginan di suhu -2 derajat celcius. Semua pengalaman ini membuatnya semakin yakin bahwa siapa pun bisa jadi duta bangsa.

Bagian terbaik dari buku ini bukan hanya pemahaman tentang Indonesia dan persepsinya di mata dunia, melainkan cara bertutur Erdit yang lucu, seolah kita sudah kenal lama dengan dia.
-Pandji Pragiwaksono (Presenter TV, Penyiar, Musisi, dan Penulis)

No customer comments for the moment.

Only registered users can post a new comment.

Cart  

(empty)

Specials

Feedback

We appreciate your feedback!
Twitter icon

Saya tweets

Pembebanan